Postingan

MUSLIMAH SEJATI,HIDUP ADALAH PERJUANGAN

Di zaman yang penuh kebebasan ini banyak sekali wanita Muslimah yang tidak memiliki ciri Muslimah. Mereka bersikap tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Islam. Seperti dalam masalah materi, wanita Muslimah seharusnya lebih mementingkan yang halal daripada jumlahnya. Muslimah sejati tergambar pada riwayat yang menyebutkan bahwa seorang wanita ketikanmelepaskan suaminya yang akan pergi bekerja mencari nafkah berkata, "Bawa pulanglah rezeki yang halal, jika tidak kau dapatkan maka kami lebih rela kelaparan daripada menerima siksa api neraka." Keimanan wanita ini menjadikan dia mengucapkan kata-kata yang jika kita ukur dengan keadaan sekarang sungguh aneh dan berbeda. Tetapi, itulah Muslimah sejati. Dia lebih senang kekurangan harta dan makanan daripada harus kelak menanggung beban siksaan api neraka. Suami dari wanita seperti ini tentu tidak akan mau melakukan keharaman demi menyenangkan hati istri dan keluarganya. Tidak akan muncul para koruptor, penipu,maling, dan pe...

MUSLIMAH PEMBERANI DI PERANG KHAIBAR

Kemenangan kaum Muslim dalam Perang Khaibar tak lepas dari dukungan dari para Muslimah pemberani. Mereka mendukung perjuangan pasukan kaum Muslim dari belakang. Para Muslimah pemberani yang berjasa dalam penaklukan Khaibar itu antara lain Umayyah binti Qais al-Ghiffariah. Keberanian Umayyah binti Qais al- Ghiffariah untuk membela agama Allah SWT patut diteladani. Di usianya yang masih belia, wanita pemberani itu turun ke medan perang untuk membantu dan merawat para sahabat yang terluka Rasulullah SAW pun menyematkan sebuah kalung di leher Umayyahsetelah berakhirnya Perang Khaibar sebagai tanda kekaguman atas pengorbanan dan keberanian sang mujahidah. Pada tahun ke-7 Hijriyah atau 629 M, pasukan Rasulullah SAW bertempur melawan orang-orang Yahudi yang tinggal di Oasis Khaibar. Perang itu terjadi tak lama setelah Perjanjian Hudaibiyah. Mendengar pasukan Muslim akan berangkat ke medan perang. Umayyah bersama beberapa wanita dari Bani . Ghiffar lalu menghadap Rasulullah SAW. “Wahai Rasulu...

Wanita Ahli Surga dan Ciri-Cirinya

Penulis: Azhari Asri dan Redaksi Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati. Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Di antaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman...

Ternyata Mayoritas Penghuni Surga adalah Wanita

Tulisan ini adalah persembahan khusus bagi saudariku muslimah di Kompasiana, yang mungkin sudah membaca tulisan bapak Johan dan Zuragan kripik yang membahas tema “penduduk neraka terbanyak adalah wanita”. Dan tulisan ini juga, bukan untuk membantah tulisan beliau berdua diatas karena memang tulisan mereka  sudah benar dan sesuai dengan akidah yang saya yakini  , tapi tulisan ini adalah  sebagai penyemangat bagi teman teman muslimah dan sebagai sebuah kebanggaan bahwa golongan mereka (wanita) adalah mayoritas penduduk surga.Jadi kesimpulannya  wanita adalah mayoritas baik di Neraka maupun di  Surga. Mari kita lihat penjelasan ahli tafsir Imam Qurthubi dalam menjelaskan hadist ” ”Sesungguhnya aku melihat kalian sebagai penduduk neraka terbanyak”. (Bukhari dan Muslim) beliau menafsirkan hadist ini ”Bahwasanya ini mungkin saat mereka menjadi penduduk neraka terbanyak. Akan tetapi setelah mereka selanjutnya kel...

Peran dan Tanggung Jawab Wanita Muslimah

Gambar
Peran dan Tanggung Jawab Wanita Muslimah Sekilas tentang peran dan tanggung jawab wanita pada masa Rasulullah Rata-rata kaum wanita pada masa Rasulullah saw tidak ketinggalan memberikan kontribusi, peran, dan tanggung jawab mereka. Mereka ikut berlomba meraih kebaikan, meskipun mereka juga sibuk sebagai ibu rumah tangga. Mereka ikut belajar dan bertanya kepada Rasulullah saw. Wanita yang paling setia kepada Rasulullah adalah Khadijah ra yang telah berkorban dengan jiwa dan hartanya. Kemudian Aisyah ra, yang banyak belajar dari Rasulullah kemudian mengajarkannya kepada kaum wanita dan pria. Bahkan, ada pendapat ulama yang mengatakan, seandainya ilmu seluruh wanita dikumpulkan dibanding ilmu Aisyah, maka ilmu Aisyah akan lebih banyak. Begitulah Rasulullah saw memuji Aisyah ra. Ada seorang wanita bernama Asma binti Sakan. Dia suka hadir dalam pengajian Rasulullah saw. Pada suatu hari dia bertanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah saw, engkau diutus Allah kepada kaum pria dan wa...

WANITA YANG UCAPANNYA DIDENGAR ALLAH

Gambar
Wanita itu bernama Khaulah binti thalabah, bersama suaminya Aus bin samit ia tinggal di suatu rumah kecil, suaminya ssangat kasar dan mempunyai perangar yang buruk. Bahkan ia sering ringan tangan terhadap istrinya, ketika khulah melihat suaminya datang, dia suguhkan makanan seadanya berupa roti kering dan minyak, melihat makanan seadaya aus sangat marah dan memaki istrinya, wanita itu hanya menyimpan kesediahan dalam hatinya, bahkan sering kali khaulah tidak makan, demi mengutamakan kebutuhan suaminya, Melihat makanan yang seadanya aus marah bukan kepalang dia memaki istrinya dan terucap kata-kata dari mulut aus “ENGKAU BAGIKU SEBAGAI PUNGGUNG IBU KU”,mendengar perkataansuaminya itu khaulah sangat sedih, khaulah menangis karna suaminya tersebut telah menceraikan dirinya secara jahiliah. Sambil menangis khaulah datang menghadap rasulluwlah, dan menceritakan semua yang di alaminya kepada rasuluwlah, rasuluwlah berkata “ suruhlah suamimu memerdekakan seorang budak,, dia ...

UMMU KULTSUM YANG MEMBAWA DUA EKOR UNTA

Siang itu di kota Mekah panasnya begitu terik. Ummu Kultsum berjalan sambil menundukkan kepala untuk melindungi matanya dari debu yang mengepul. Dia hendak berbelanja keperluan sehari-harinya di pasar. Tiba-tiba dia dikejutkan oleh kerumunan orang-orang yang sedang memukuli seorang pria. “Dasar pengikut Muhammad, berani-beraninya kau berkeliaran di kota ini,” kata salah seorang dari kerumunan itu sambil menghujamkan kakinya ke dada pria malang tersebut. “Laa…ilaha illallaah…!” ucap pria malang itu. “Hey! Kembalilah pada Tuhan kami Lata dan Uza, maka kami akan mengampunimu!” “Demi Alloh sekalipun kalian membunuhku, aku hanya akan menyembah Alloh! Laa…ilaha illallaah!” kata pria itu. Maka pukulan dan tendangan pun kembali menderanya. Ummu Kultsum tidak kuasa melihat kejadian itu. Dia pun memanjatkan doa: “Ya Alloh, berilah kekuatan kepada pria malang ini. Semoga Engkau melindunginya!” Kemudian karena tidak tahan, Ummi Kultsum pun cepat-cepat meninggalkan tempat tersebut. Beb...